Philips AVENT Sahabat Bunda - Mendampingi Memberi Nutrisi


Hai mommies... Aku adalah ibu dari 3 anak. Usiaku 27 tahun, dan setiap tanggal 14 Februari usiaku bertambah :D

Anak ketigaku usianya 7 bulan dan kali ini aku mau berbagi pengalaman breastfeeding yang berlanjut pada pemberian MP-ASI.

ASI Ekslusif 6 Bulan, Butuh Perjuangan!

Alhamdulillah aku berhasil kasih ASI Ekslusif selama 6 bulan untuk Baby Layla,  lumayan banget perjuangannya karena memang di moment ini ada saja sesuatu yang bikin moody ya kadang-kadang, Alhamdulillah sih gak terlalu sering paling aku rewel soal apa yang aku makan saja karena kan ada beberapa makanan yang ngaruh ke produksi ASI dan kalau sudah ada yang melarang-larang makan ini dan itu aku suka baper

Pernah kok aku merasa malas makan maunya ngemil yang gak sehat atau pengen banget ngopi dan efeknya ASI jadi seret.


Ini adalah keluarga kecilku. Urusan masak dan pekerjaan rumah tangga semuanya aku yang siapkan. Suamiku biasanya bantu handle anak-anak cowok untuk mandi pagi karena dia juga harus berangkat kerja. Tapi kalau urusan masak tetap aku yang buatkan, dengan selera mereka yang berbeda-beda tentunya bikin nasi goreng saja kadang ada request yang ini pakai kecap yang ini enggak tapi seringnya sih yang tua ngalah dan ikut makan apa yang anak makan. This is family, yes!

Mungkin karena faktor ini juga aku sering merasa kelelahan, capek masih wajar kan kalau bad mood nya suka datang tiba-tiba, seperti malas masak dan gak mau makan.

Pengen banget rasanya selama menyusui itu ada ahli gizi yang siapkan segalanya buatku, jadi aku hanya fokus sama anak-anak. Tapi mimpi aku ini ketinggian banget ya, memang nya siapa gue :D

Ya...  Selama 6 bulan moment menyusui ASI ekslusif itu suka ada aja drama dari aku yang manja nya kumat :D

Setelah baby Layla masuk usia 6 bulan lebih satu hari aku merasa lega dan santai sedikit karena Layla mulai dikasih MP-ASI. Itu berarti aktivitas menyusui aku akan berkurang karena kenyang nya sudah ditambah makanan pendamping meski pengalaman sebelumnya tahu bahwa MP-ASI gak menjamin nyusu bayi akan berkurang. Hehe

Target 2 Tahun Menyusui, Harus!

Sudah jadi kebiasaanku sama anak-anak perihal menyusui ini untuk selalu melanjutkan ke tahap S2 menyusui anak-anak sampai usia mereka 2 tahun. Ini sebagai tanda cintaku dan karena memang disarankan seperti itu.

Yang aku idam-idamkan selama 2 tahun menyusui itu ya tetap soal minimal frequensi nyusu nya bisa sedikit berkurang ya meski gak pernah jadi nyata soalnya para bayi itu favorit banget nyusu ya. Apa lagi kalau waktunya tidur masih saja nempel berjam-jam. Wkwkwkwk


Kayak mimpi juga sebenernya, gak kerasa ini bayi sudah masuk usia 7 bulan. Aku malah gak prepare apa pun karena merasa baby aku itu masih terlalu bayi untuk dikasih makan. Pokoknya labil banget nih kemarin dan akhirnya moment pemberian MP-ASI pertama nya Layla hanya dikasih pure banana saja yang praktis.

Tips Cara Memberikan MP-ASI

Jeda beberapa tahun tanpa bayi membuatku kembali banyak belajar karena merasa kaku seperti awal-awal punya bayi padahal ini anak ke-3. Beruntungnya karena sepupuku seorang bidan di RSIA Limijati Bandung jadi aku bisa kapan saja menanyakan lagi tentang MP-ASI, pemberian nya harus berapa kali dan tingkat kekentalannya harus segimana karena khawatir banget tersedak.

Yang aku catat banget dari obrolan tentang MP-ASI kemarin adalah : 
  • Menyuapi tanpa paksaan
  • Penuh kasih sayang dan sabar
  • Beri makanan yang bergizi, bersih dan sehat
  • Telaten kasih makan dan teratur. Bisa dikasih sampai 5x sehari sedikit-sedikit tapi sering untuk menghindari gejala GTM (Gerakan Tutup Mulut) 
  • Tekstur buburnya yang encer dulu setelah itu bertahap ke bubur yang kental, lebih kental lalu ke yang bertekstur. 
  • Kalau soal ingin memperkenalkan rasa dan varian makan lain sebaiknya dikasih pas usia bayi 8 bulan jadi usia 6 - 7 bulan buburnya masih yang pure saja dulu. 
  • Jika ingin mengganti menu sebaiknya dilakukan satu minggu sekali karena bayi perlu masa penyesuaian dan mengenali rasa sehingga dia tidak bingung dan malah menimbulkan GTM
Setelah kursus singkat dengan banyak rasa khawatir ditambah perlengkapan untuk menyiapkan MP-ASI aku kurang lengkap seperti alat steril, steamer, dan blender yang khusus buat bikin MP-ASI akhirnya aku malah pilih MP-ASI instant di hari kedua.

Aku pikir kalau pakai alat-alat yang bercampur dengan yang lain khususnya blender dan steamer biasa dipakai masak sehari-hari jadi malah gak steril. Kalau buburnya ada rasa-rasa cabe nya gimana, itu blender bekas giling sambal... kan gak lucu. Cukup bikin galau juga kan??

Alasan lain nya aku pilih MP-ASI Instant di hari kedua karena itu adalah makanan yang paling praktis, tinggal campur air panas dan jadi. Kalau soal kandungan gizi nya aku sih percaya-percaya saja sama yang ditulis pada kemasan produk itu toh komposisi nya juga aman dengan bahan utama campuran tepung beras atau tepung kacang hijau dan bahkan ada susu nya juga. Aku rasa cukup deh kalau makan sebulan - dua bulan saja gak apa-apa niatnya nanti pas usia 8 bulan baru bikin macam-macam bubur tim. 

Minimnya seperangkat alat MP-ASI kadang bikin repot ya apalagi kalau gak khusus, otomatis perabotan masak dipakai bergiliran sampai dibikin alasan untuk gak bikin MP-ASI rumahan.

Singkatnya tetap deh aku beli bubur bayi instant kemarin mengingat aku juga banyak sekali urusan di rumah, mulai dari suami, anak pertamaku yang sekolah, lalu anak kedua aku yang berusia 4 tahun masih butuh bantuan aku banget segala sesuatunya rasanya bangun sudah paling pagi itu kok gak cukup ya buat semuanya siap, aku keteteran dan imbasnya sampai mengenyampingkan asupan MP-ASI baby Layla.

Dibanding dengan kedua anak-anak sebelumnya, untuk anak ketiga kali ini aku bisa dikatakan malas. Kemarin-kemarin beneran deh aku rajin banget, segalanya bikin sendiri apalagi yang anak pertama tapi kok sekarang malah loyo. Complicated banget gak sih? Atau aku saja yang memang lagi jadi pemalas? Pokoknya jangan sampai ditiru deh ya. Hehehe

Hati-Hati Memberikan MP-ASI Instant

Singkat cerita, akhirnya di hari kedua pemberian MP-ASI itu aku trial baby Layla pakai MP-ASI Instant, dan surprise... Ada reaksi kontan nih sama Layla. Lah... Kok dia sama juga sama kakaknya.


Aku gak bisa tenang karena saat dikasih bubur bayi instant itu Layla malah timbul bintik merah agak bengkak gitu di area mulut dan mata nya dan reaksinya saat dikasih bubur itu Layla seperti mual disuapan pertama gak lama dia kena diare. Aku buru-buru tanya sepupu bidanku sambil tunjukkan foto ini dan dia suruh stop kasih bubur itu. Well... Baru satu suapan pun aku langsung berhenti kasih saat reaksi makan nya memang aneh dan segera aku beri Layla banyak minum air putih dan ASI.

Riwayat alergi susu sapi (kasus ini, susu yang ada dalam bubur bayi instant) di keluargaku memang kuat. Aku dan suami pun juga ada alergi dan kejadian Layla kemarin cukup jadi pelajaran kalau untuk anak jangan berani coba-coba terutama jika sudah tahu ada riwayat alergi. 

Sering banget aku coba dan tertarik sama produk keju untuk bayi serta makanan instant lain yang menggiurkan dan sepertinya banyak nutrisi terkandung didalamnya (korban iklan).

Sejak punya anak malah belum kesampaian beli karena produk-produk itu kebanyakan ada unsur susu sapi nya yang harus dihindari anak-anak. Belum lagi aku juga sangat memperhatikan apakah produk-produk diluar itu benar-benar Halal. Jadi dari pada ragu dan kalau orang sunda bilang makan itu malah bikin "jadi matak" (jadi penyebab sakit) lebih baik aku pilih yang alami saja dulu. Alternative lain paling aku beli tepung beras instant, atau tepung kacang hijau dan tepung lainnya yang 100% hanya tepung tanpa campuran bahan lain dan hasil akhirnya aku yang kreasikan bahan tambah lainnya dirumah. Aku rasa ini lebih aman... 

Tamparan banget sih buatku, kalau sampai bikin anak sakit gara-gara ceroboh. Kenyataannya home made itu memang yang lebih baik. Sedangkan kalau soal susu jika saat ini ASI aku masih melimpah ya pakai ASI saja. Apa lagi kesehatan dan perkembangan di masa golden age itu ditentukan pertama kali oleh asupan nutrisi yang baik dan bagus untuk kesehatan jadi para mommies selalu ingat ya bahwa hal ini gak boleh sampai diabaikan. 

Demi keamanan akhirnya aku pumping lagi deh ASI untuk campuran makanan nya Layla. Aku ingat kalau anak-anak aku sebelumnya juga suka dikasih bubur susu yang jadi andalan banget dan resep ini aku dapat di salah satu buku MP-ASI dan sudah turun temurun sejak anak pertama hingga aku kasih ke anak kedua rutin kasih itu, tapi tiba-tiba kok sekarang lupa tapi Alhamdulillah dengan cepat aku kembali ingat saat merasa galau dan bingung soal makanan bayi. Memang benar ya, panik itu sangat tidak membantu. Hehehe

Gak nunggu lama, aku langsung eksekusi ASIP aku untuk dijadikan bubur. Aku urai kan resep nya ya...


Resep dan Cara Membuat Bubur ASIP

Yang perlu disiapkan untuk membuat bubur ASIP adalah :
  • ASI Perah minimal 60ml
  • 1 Sendok Makan Tepung Maizena
  • 5 Lembar Daun Bayam (optional jika ingin menambahkan jenis sayur) 
Cara membuat :

  • Kukus Daun Bayam lalu haluskan
  • Larutkan tepung maizena dengan 1 sendok air dingin
  • Didihkan ASIP, kentalkan dengan larutan tepung maizena aduk-aduk agar tidak menggumpal
  • Setelah mengental masukan bayam yang dihaluskan tadi aduk lalu angkat
  • Tunggu dingin lalu berikan pada bayi *(pemberian bubur ini harus habis segera setelah dibuat max 2 jam) 

Menu andalan aku kemarin juga ternyata disukai Layla. Alhamdulillah Layla senang, lahap dan suka sekali.

Kandungan Nutrisi Bubur ASIP

Nutrisi yang didapat dari semangkuk bubur ini adalah:
  • Manfaat ASI yang kaya akan laktosa, lemak, kalori, Taurin, protein khusus, serta asam lemak dan yang terpenting adalah tidak ada resiko alergi.
  • Dalam bubur ini juga kita dapat manfaat daun bayam sebagai asupan makanan pendamping ASI nya, yang kita tahu bayam ini mengandung vitamin A dan vitamin K yang baik untuk kulit juga mata, kandungan asam folat nya baik untuk perkembangan otak, lalu kandungan magnesium atau zink bermanfaat untuk kesehatan fungsi syaraf. Bayam ini juga kaya serat sehingga bagus untuk pencernaan bayi. 
  • Sedangkan untuk tepung maizena sendiri kita tahu adalah tepung ini pati jagung jadi manfaatnya baik karena terdapat vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C, serta kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan zat besi.
*sumber informasi gizi ini aku dapatkan dari publikasi kementrian kesehatan Republik Indonesia dengan catatan hasil riset bisa berdeda karena faktor lain yang mempengaruhi

Beberapa Resep Bubur ASIP





Untuk campuran bahan lain selain bayam kita juga bisa pilih umbi-umbian untuk dibikin bubur ASIP. Seperti kentang, ubi ungu, buah bit, wortel, atau kacang merah. Nutrisi yang terkandung didalamnya juga bagus kok untuk bayi :)

Bagaimana? Jadi semakin puas kan mempersiapkan nutrisi si kecil sendiri dirumah? Apalagi kalau kita tahu kandungan gizi lengkapnya serta cara memasaknya. Lalu agar kita bisa paripurna apalagi sih yang diperlukan?

Philips Avent dan MP-ASI

Nah selama ini aku didampingi Philips AVENT dalam mempersiapkan segala kebutuhan selama moment menyusui hingga pemberian MP-ASI. Faham dengan kebutuhan urband mama di Indonesia Philips AVENT ini berinovasi mempermudah para ibu untuk mempersiapkan nutrisi baik itu mommy... 

Ket: Habis berjemur sama nenek
haus langsung minum ASIP
AVENT Sahabat Bunda di seluruh dunia telah menemani dan mendampingi para ibu sejak 1984 dan salah satunya adalah aku. Sejak melahirkan aku terbantu sekali oleh Philips AVENT ini karena aku harus bolak-balik RS untuk kontrol luka operasi aku yang ke-3 ini. Selama aku kontrol biasanya baby Layla aku titipkan ke neneknya karena proses kontrol ke RS makan waktu cukup lama dan Alhamdulillah Layla lancar jaya nyusu menggunakan botol ini. Saat aku tanya ke mamaku bagaimana dia menyusu pakai dot katanya Layla mau dan sholeh banget aku juga dikirimi foto diatas biar kontrolnya tenang.

Saat kontrol, Philips AVENT Manual Breastpump aku bawa-bawa juga loh karena memang praktis. Jadi saat menunggu giliran dipanggil dokter dan pasien kontrol antri banyak, aku bisa pumping dulu di ruangan ASIP di Rumah Sakit habis itu aku masukkan cooling bag dan ASIP bisa dibawa pulang. Gak ada istilah ASI rembes terbuang atau payudara membengkak dan bikin meriang karena gak disusuin. Pas banget deh pokoknya kalau mau pergi dan untuk ibu-ibu pekerja juga cocok banget.  

Saat pumping tak jarang loh aku merasa kalau ASI aku kok beda ya warnanya putih gini seperti air cucian beras tapi ternyata saat aku baca-baca artikel dari The Urban Mama memang normal seperti itu. Ajaibnya ASI ini saat keluar memang kasih apa yang dibutuhkan terlebih dahulu, seperti saat baru melahirkan, ASI pertama itu mengandung kolostrum yang bagus untuk imunitas bayi. Aku banyak belajar parenting salah satunya dengan langganan update artikel nya The Urban Mama. 


Lalu saat pumping yang keluar pertama susu nya memang sedikit bening dan itu dinamakan Foremilk karakternya memang begitu karena Foremilk ini berfungsi untuk menghilangkan rasa haus. Foremilk ini mengandung banyak laktosa dan rendah lemak.


Dan yang agak kekuningan itu karakter susu nya lebih kental, ini adalah Hindmilk biasanya keluar belakangan fungsinya buat mengenyangkan karena memang karakternya kental kandungan suau Hindmilk ini tinggi lemak. Kalau pumping biasanya nanti akan terpisah seperti photo diatas jika didiamkan beberapa saat.

Philips Avent Natural, Botol Menyusui Andalan



Tak hanya saat aku harus pergi kontrol Layla pakai botol susu ini loh, kalau aku ingin istirahat Layla bisa menyusu pakai botol ini dibantu ayah :) 

Berkat Philips AVENT bonding moment menyusui tidak hanya dirasakan sama aku tapi suami dan mamaku juga ikut merasakan. 

Saat menyusui biasanya baby Layla menatap, melihat siapa yang memberinya susu lalu terlelap.

Yang membuat Layla nyaman minum ASI menggunakan botol Philips AVENT NATURAL ini karena lembut serta keunggulan lain pada botol ini adalah :


  • Bentuk dot menyerupai payudara sehingga menyusu terasa alami
  • Katup anti kolik sehingga saluran ASI menetes dengan baik mencegah potensi tersedak
  • Leher dot yang lebar jadi mudah dibersihkan sehingga tidak meninggalkan bekas susu lama
  • Dan yang terpenting adalah seluruh rangkaian Philip Avent itu telah teruji klinis, BPA Free dan food grade sehingga AMAN untuk bayi

Philips Avent Manual Breastpump, Pumping Terasa Nyaman


Yang aku suka juga dari Manual Breastpump nya Philips AVENT adalah bantalan empuk silikon nya yang membuatku nyaman saat memompa karena terasa dipijat sehingga rasa sakitnya juga gak ada kayak lagi disusu Layla saja. Sangat natural, produksi ASI juga jadi banyak karena dengan memompa semakin banyak rangsangan menghisap nya :)


Sudah turun-temurun hingga saat 7 bulan terakhir ini Philips AVENT setia mendampingi aku saat memberikan nutrisi pada anak-anak dan hingga saat ini Philips mendampingiku memberi asupan nutrisi baik untuk Layla.

Karena aktivitas pumping aku masih harus berlanjut hingga saat ini berarti stok sabar dalam perjuangan memberi nutrisi anakku ini harus selalu full. Konon Kualitas ASI semakin kesini akan berkurang tapi aku anggap hal ini wajar dan alamiah dan tidak apa-apa ya meski sudah lewat usia 6 bulan aku masih pakai ASIP untuk MP-ASI Layla demi kebaikan asupan gizi Layla juga. Karena siapa lagi yang akan siap berkorban kalau bukan ibunya sendiri :)

Insyaalloh baper dan drama bad mood nya bisa terobati dengan melihat anak-anak tumbuh sehat dan menunjukkan perkembangan yang membanggakan.

Tugas aku agar ASI kembali banyak berarti aku harus melupakan program diet. Hahahaha

Maksudnya, Mari kembali banyak makan yang manis-manis dan bernutrisi tinggi biar produksi ASI tetap banyak. Agar bayi senang ibu juga tenang. Hehehe

Di rumah ini adalah spot makan favorit Layla
Background gemerlap jadi pengalihan perhatian :D

Wishlist Philips Avent

Saat ini perlengkapan untuk bikin MP-ASI aku belum terlalu komplit, aku juga punya wishlist salah satu perlengkapan MP-ASI yang aku mau banget dari Philips yaitu Baby Food Maker nya yang terbaru yaitu 4 in 1 Healthy Baby Food Maker Steamer and Blander.  Keunggulan utama dari alat ini adalah food grade aman untuk bikin makanan bayi kalau fungsinya sendiri kita bisa steam bahan dalam satu wadah itu, flip lalu blender dan bubur pun sudah siap dihidangkan. Alat ini juga bisa defrost dan reheat dalam satu alat itu jadi gak banyak tempat kotor dan tentunya tetap terjaga sterilnya.




*foto sumber philips.com.sg

Semoga ada keajaiban rezeky untuk aku dan baby Layla punya alat itu ya, agar 720 hari setelah lahirnya Layla nutrisinya terpenuhi dengan baik karena didampingi Philips AVENT. Aku pasti semakin semangat memberi asupan nutrisi karena jadi semakin praktis. Aamiin...

Rasa semangat ini membuatku ingin mempaktekan semua resep MP-ASI yang ada dalam buku deh :D

Aku sudah jatuh cinta sama produk philips sejak lama dari mulai perabotan rumah tangga hingga baby stuff nya lengkap banget. Ah... Pokoknya Philips is the best! 

Kekurangan nya dari Philips itu hanya satu sih menurutku, yaitu harganya yang memang cukup tinggi dibandingkan yang lain. Tapi harga ini membeli kualitas kok jadi worth it banget... Anggap saja ini investasi, kan awet bisa dipakai turun-temurun :D


Promo Philips Avent

Kabar baiknya untuk para bunda dan calon bunda, kali ini Philips AVENT sedang mengadakan promo besar-besaran. Info promonya bisa lihat/klik pada gambar dibawah.

Dan... Dari semua curhatan aku semoga menjadi sharing yang bermanfaat ya dan memberi inspirasi juga semangat kepada semua ibu di Indonesia dalam memberi Nutrisi terbaik untuk buah hati :)

Aku adalah seorang ibu yang PRO ASI, namun aku juga sadar banyak kekurangan saat aku memberi nutrisi.

Kesadaran ini mengingatkanku bahwa sebagai ibu aku masih perlu banyak belajar apalagi urband mama zaman now selain update informasi pasti tahu standar anak sekarang yang canggih juga cerdas semua berawal dari rumah dulu yaitu dari asupan nutrisi dan gizi yang disiapkan dengan kasih sayang...

Semangat terus dan happy breastfeeding ya mommies... 


Lomba Foto Philips Avent

Oiya info tambahan nih mommies yang suka selfie dan photo-photo babynya, Philips Avent tengah mengadakan lomba foto loh, info lebih lanjut lihat/klik pada gambar dibawah.


*Artikel ini diikut sertakan dalam kontes

Promo Apresiasi Cinta Bunda Philips AVENT #TUMBloggersCompetition #AventSahabatBunda

28 comments:

  1. terimakasih atas tips2nya bunda, bagus banget saya suka tips cara membuat bubur ASIPnya. aku coba utk si kecil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mom, semoga bermanfaat ya dan sikecil suka. Sun sayang untuk baby nya :*

      Delete
  2. Infonya bener2 bermanfaat momy Layla, baru tau ada promo dan kontes philips avent, kebetulan aku belum punya produk2 philips

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga beruntung dan selamat hunting produk philips Avent... Insyaalloh puas :D

      Delete
  3. makasih resep resep bubur bayinya ibu Raisa, bagus dan bermanfaat sekali semoga barokah ya berbagi pengalaman tentang mp-asi ini, salam hangat dari Tasik - Susanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam hangat bu... Semoga bermanfaat tips nya dan terima kasih untuk do'a nya. Semoga bisa main ke Tasik kapan-kapan, soalnya aku belum pernah. Hehe

      Delete
  4. Hampir sama dengan babyku juga bund saat pemberian mpasi instant timbul gejala seperti itu bercak2 merah, mungkin memang tidak cocok dengan bahan2 yg terkandung didalamnya, sebegai seorang ibu pastinya jadi was-was utk memberikan lg mpasi instant. Terimakasih utk resep mpasinya, sy coba dirumah, sukses selalu ya bunda layla.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama bund, semoga si kecil sehat selalu :)

      Delete
  5. Wah, aku baru tau bisa timbul kayak gitu pakai yg instan. Dulu pernah pakai tapi nggak doyan si anak2 euy..
    Embul banget aku gemas. Jadi yg terakhir princess yaaa.. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin gak semua punya reaksi begitu mba, kebetulan saja anakku kemarin langsung merah-merah begitu...

      Hehehe iya Alhamdulillah anak ke 3 aku princess :D

      Delete
  6. Kalau buat anak mmng jangan coba-coba ya mba... Mending kasih produk yang berkualitas dan bagus seperti Avent ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bunda, padahal kalau homemade kan kasih sayang nya lebih terasa ya sama perjuangannya itu kita sendiri juga puas sama nutrisinya :)

      Delete
  7. Bagus sekali artikelnya bu Raisa cukup komprehensif ada tips, ada resep, ada info yang uniknya juga, sukses selalu ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Hatur nuhun Kang Ahro, semoga sukses juga ya sama kegiatan mentoring UMKM nya :)

      Delete
  8. sukses ya neng raisa, sukses jadi ibu juga sukses ngeblognya, aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin teh meta :)

      Semoga bisa seperti teh meta yg sepenuh hati menyajikan makanan sehat dirumah apalagi teh meta sampai tanam sendiri. Hehehe

      Minta diajarin ah kapan-kapan ya teh :*

      Delete
  9. Artikel terbaik memang lahir dari apa yang kita alami dan disajikan apa adanya tanpa tekanan ataupun tambahan, sukses ya neng :)

    ReplyDelete
  10. Artikel yang sangat menarik bunda Layla, Izinkan saya menambahkan beberapa varian MP-ASI yang bisa bunda semua jadikan menu makanan untuk buah hati usia 6 bulan.

    MPASI dengan Wortel, Buah Pisang Sudah Umum Untuk MPASI, Bubur Pepaya MPASI 6 Bulan, Bubur Alpukat, Bubur Pir, Bubur Susu, Bubur Ubi Jalar, Kacang Panjang, Bubur Kentang, Bubur Jagung Sayuran, Bubur Kacang Hijau, Oatmeal untuk MPASI Bubur Jambu Wortel, Bubur Brokoli Susu.

    Itu beberapa MP-ASI yg bisa dijadikan varian bagi buah hati, lengkapnya di link profile ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih masukannya bund Lilis, nanti saya mapir ke blog nya juga ya :)

      Insyaalloh nanti saya mau share juga pengalaman MP-ASI Lainnya :)

      Delete
  11. Ituh pipi meni menggoda buat dicubit..

    Hiks, emang kasian banget kalo anak sakit apalagi karena kecerobohan gara2 salah ngasih makanan. Moga ga terulang lagi ya, apalgi dah tau kalo punya riwayat alergi.
    Btw, jaman sekarang mah makin kece produk2 untuk menemani para buibu, seperti Avent ini, pastinya makin semangat membuat ASIP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Alhamdulillah kejadian kemarin bikin aku jd lebih hati-hati. Bersyukur nya karena gak sampai parah :)

      Produk2 Philips Avent memang bikin jatuh cinta nih :D

      Delete
  12. Tos mba meski aku bekerja dan kata orang keliatan sibuk *halah* dulu saat anak pertama MPASI aku selalu buat sendiri karena bener ga tenang kasih yang instant ke anak biar aku sibuk riweh aku pasti bikin sendiri MPASI :)
    noted nih resepnya buat anak keduaku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaah iya sebentar lagi lahiran. Semoga lancar ya, demi buah hati mah apa sih yang enggak ya. Tos dulu. Hihi

      Delete
  13. Mantap banget ssi kakaa.. Mau lah nanti beli kalau udah lahiran. Sekarang saya masih hamil xixixi.. kebetulan temen juga ada yang punya ka katanya membantu banget buat baby makan yaa mpasinyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe... Sehat-sehat sampai lahiran ya mba vika. Terima Kasih sudah berkunjung, semoga sharing aku bermanfaat :)

      Delete
  14. semangat MPASI Mbak, memang Avent benar2 sahabat bunda ya. Akupun juga punya beberapa wishlist buat persiapan mengasihi :)

    ReplyDelete

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.