Tips Menggunakan Hijab Pashmina yang Tepat dan Nyaman untuk Pesta


Sebenarnya agak kurang pede aku bahas soal fashion tapi kok pingin aja gitu, terserah kan ya blog aku ini. Hehehe

Masih awam banget aku sual style berpakaian karena memang keseharian memang cuek asal rapi dan bersih saja sudah oke dan cukup buatku. 

Semakin sini fashion sangat digandrungi ya begitu juga fashion untuk muslimah. Gak mau ketinggalan aku juga mau bahas itu di blog, sebelumnya sudah pernah aku bahas tapi gak negitu spesifik. Kan menarik juga kalau bahasan ini aku singgung lagi secara berkala ya biar makin update blog aku. Hehe

kelihatan jarang banget update nya yeee

Penduduk Islam di Indonesia memang menjadi mayoritas tidak heran jika banyak sekali perempuan yang menutup auratnya dengan penampilan berhijab. Alhamdulillah... Yang hijrah juga tambah banyak, semoga sabar dan Istiqomah :) 

Semakin kesini perkembangan hijab sendiri juga semakin banyak, inovasi-inovasi baru muncul untuk membuat penampilan perempuan berhijab terlihat menarik. Salah satunya adalah kemunculan jenis hijab pashmina yang banyak digemari oleh masyarakat. 

Jujur nih kalau aku sudah terbiasa sama pashmina sejak umur 10 tahun loh, tapi dulu aku kenalnya khoas (untuk santri pesantren tingkat Tsanawiyah/SMP dan Mu'allimien/SMA) dipakai ke sekolah setiap hari. 

Terus kira-kira sudah khatam dong ya aku cara pakainya? Sebenarnya sih enggak, karena selama sekolah di Pesantren kurang lebih 6 tahun pakai kerudung pashmina ini cukup banyak makan waktu hampi 1 jam aku didepan cermin karena lumayan susah. Hehe

Setelah keluar pesantren aku agak lega karena gak perlu dilibatkan lagi dengan berkerudung khoas/pashmina yang harus dililit-lilit itu. Tapi.... Kok di tahun 2010 model kerudung pashmina malah mulai ramai sih. Ngakak so hard deh aku... 

Tapi memang aku juga kangen sih pakai pashmina apalagi sekarang dengan kreativitas para muslimah model pashmina itu bisa macam-macam dan bisa jadi simpel. 


Ya... Ukurannya yang panjang kainnya kurang lebih 1.5 meter ini membuat model jilbab tersebut sangat mudah untuk dijadikan beberapa bentuk, cocok untuk aktivitas setiap hari baik itu formal ataupun non formal. Ditambah lagi para produsen menciptakan tidak hanya dari satu bahan tetapi banyak pilihan kain sesuai selera Anda.

Walaupun banyak orang yang menggandrungi hijab pashmina tetapi ada beberapa perempuan yang tidak suka mengenakan jenis jilbab tersebut. Beberapa alasan yang mereka lontarkan, mulai dari karena terlalu ribet, tidak mempunyai ketrampilan dalam membentuk, dan masih banyak lagi lainnya. Padahal pada kenyataannya tidak semuanya benar. Berikut ini ada beberapa tips pemilihan hijab untuk ke pesta yang mudah dan membuat Anda nyaman khususnya menggunakan pashmina, yaitu:


1.    Gunakan ciput

Supaya lebih mudah dalam menggunakan pashmina akan lebih baik untuk mengenakan ciput terlebih dahulu. Dan pastikan Anda memilih jenis kain yang jatuh atau kaku jadi lebih mudah untuk dibentuk atau dijadikan model apapun. Misalnya dari katun, denim, spandek, polyester ataupun lainnya. Jika Anda sebagai pemula menggunakan pashmina tetapi memilih kain yang salah pasti akan lebih menyulitkan saat akan memakainya.


2.    Bahan pashmina licin

Sebenarnya memang tidak ada salahnya juga Anda memilih jenis pashmina yang mempunyai bahan licin. Aku juga dari umur 10 tahun itu sudah dikasih bahan yang licin loh. Tetapi dalam pemasangannya memerlukan pemakaian jarum pentul yang lebih banyak pada setiap bagiannya. Absolutely... Dan ini alasan kenapa aku dandannya lama juga sih. Hehe Selain itu saat terkena angin ataupun terlalu banyak gerak juga akan mudah berubah bentuk, secara otomatis membuat Anda tidak nyaman. Wajib bawa cermin kemana-mana. Eh tapi sekarang sudah mahir kok :D



3.    Motif jilbab

Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa jilbab hadir dalam berbagai warna, motif dan juga kain yang berbeda-beda. Dalam hal ini Anda harus memastikan bahwa hijab pashmina tersebut mempunyai warna yang sesuai dengan pakaian Anda. Misalnya pakaian bermotif Anda memilih hijab polos dan begitu pula sebaliknya. Untuk ukuran coraknya juga perlu diperhatikan, jangan sampai membuat tampilan Anda terlihat aneh.

Motif dan Model juga mempengaruhi bentuk wajah loh jadi ayo praktek macam-macam gaya yang memang cocok denganmu :)

Nah... Dari beberapa tips diatas dapat Anda praktekkan dalam berbagai model sesuai dengan keperluan pesta. Jika memang acara tersebut terlihat mewah dan glamor, Anda bisa memilih model hijab dengan penambahan aksesoris berbagai macam seperti kalung, bandana, mahkota ataupun lainnya. Berikut ini ada cara pemakaian simpel dan mudah yaitu:
  1. Pertama Anda pakai ciput ninja untuk melapisi bagian dalam supaya lebih nyaman dan juga tidak mudah lepas saat bergerak.
  2. Setelah itu ambil pashmina yang sesuai dengan baju yang Anda gunakan, bagi menjadi dua bagian dan yang satu lebih panjang. Kemudian kaitkan keduanya menggunakan jarum ataupun peniti hijab.
  3. Setelah itu Anda bisa tarik melingkar ke belakang bagian yang lebih panjang tadi dan bentuk sesuai dengan selera.
  4. Sisakan sedikit pashmina untuk menghias bagian depan Anda supaya lebih terlihat anggun.
Jadi pada intinya mudah atau sulitnya mengenakan hijab itu tergantung dari masing-masing orang, karena jenis jilbab tersebut tidak hanya bisa digunakan dalam beberapa model rumit saja tetapi juga bisa dalam bentuk yang sederhana. 


Untuk lebih jelasnya sudah tersedia banyak blog tutorial fashion khususnya untuk tata cara pemakaian hijab pashmina di internet yang dapat Anda tiru sebelum pergi ke pesta. Selamat mencoba. Aku juga banyak terinspirasi dari tutorial tersebut dan pada akhirnya aku menemukan style pashmina yang pas sama bentuk wajahku dan karakterku.

Sebagai referensi aku sertakan beberapa gaya menggunakan pashmina ya, semoga bermanfaat :)



1 comment:

  1. Wessss kekinian ya Mba model dan aksesoris buat jilbabnya. ��. Sangat cocok buat ke pesta. Cocok juga nih buat orang yang PD dan suka otak atik gaya. ��

    ReplyDelete

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.