Food Photography menggunakan Smartphone Bersama Foodaffair Dan Polytron Prime 7

December 26, 2017

Hari kamis tanggal 21 Desember kemarin Alhamdulillah aku berkesempatan menghadiri satu event di Bandung setelah sekian lama hibernasi dari moment kehamilan dan melahirkan. Ini baru event ke-2 sih sebenarnya dengan banyak sekali pertimbangan karena galau meninggalkan bayi Layla, malam sebelum menghadiri acara juga sempat ngobrol sama suami dan seperti biasanya beliau mendukung dan menyarankan untuk ikut kegiatan itu karena tema nya memang bagus sekalian me time plusnya siapa tahu bisa nambah skill foto minimal untuk kebutuhan sendiri karena kebetulan saya juga sedang membuka usaha bidang kuliner :D

Mendengar kata "me time" sebenarnya ingin sih ngelunjak minta sekalian ke skin care tapi urung dikatakan takutnya kelamaan ninggalin bayi.

Hahaha... tetap ya emak galau hatinya sama bayi :D

Beberapa minggu kebelakang aku perhatikan Polytron dengan produk barunya yaitu smartphone Polytron Prime 7 dengan tagar #BREAKRESISTANT aktif menggelar kegiatan di beberapa kota dan Bandung adalah kota terakhir yang mereka kunjungi dengan mengadakan sharing season bertemakan Food Styling and Smartphone Photography bersama food blogger asal kota Jakarta yaitu Felicia dan Meidi adik-kakak yang berkolaborasi dalam dunia kuliner reviewer atau lebih dikenal sebagai @foodaffair di Instagram menjadi narasumbernya kemarin.


foodaffairraisahakim

Tidak bisa dipungkiri ya saat ini smartphone sangat berperan penting disetiap kalangan dan keuntungannya kita bisa memanfaatkan kecanggihannya itu hingga tak sedikit yang pendapatan finansialnya kini hanya bermodalkan smartphone.

Kalau mengutip beberapa tips dari @foodaffair kemarin agar hasil foto kita maksimal menggunakan smartphone maka:

topview raisahakim


1. Perhatikan Komposisi Cahaya

Garis besar dari teknik dasar foto makanan menggunakan smartphone kemarin adalah kita harus peka terhadap cahaya dan diusahakan foto pada pagi dan siang hari. Kalau memang berencana mau review cafe atau restoran pilih tempat duduk yang memang punya cahaya yang maksimal terang dan sebisa mungkin minimalkan penggunaan flash karena cahaya yang dihasilkan kurang natural.

2. Komposisi Gambar

Saat foto ada tiga hal penting yang harus diingat ternyata yang pertama dan cukup terkenal salah satunya adalah pengunaan Gridlines dan aku enggak pake itu saat foto apa pun karena baru tahu banget ASLI :D

Nah kalau setting kamera kita pakai gridlines ini maka di tampilan kamera kita tuh ada garis-garis menjadi 9 kotak, garis-garis 3 horizontal dan 3 vertikal ini prinsip dasarnya agar kita bisa menempatkan rasio foto apakah mau sepertiga layar atau dua pertiga bagian layar di salah satu titik kotak tersebut sehingga fokus hasil foto yang ingin kita bagikan itu tepat sasaran.

Langsung merasa dapat pencerahan dan sadar aku gak tahu apa-apa :D

Untuk foto sendiri kita bisa menempatkan hasil foto kita nanti apakah akan terlihat diagonal atau center itu tinggal tempatkan saja kamera pada posisi samping atau diatas makanan itu sendiri.

Saran dari narasumber katanya menggunakan teknik Top view biasanya lebih banyak dipilih karena menunjukkan hasil foto yang lengkap dan mewakili apa yang ingin kita bagikan selanjutnya untuk menunjukkan detailnya baru lah foto objeknya lebih dekat tanpa zooming dengan hasil gambar diagonal atau center tadi. Alasan tidak memperbesar hasil foto dengan zooming karena hasil gambarnya akan pecah jadi lebih baik dekatkan saja kamera pada objek foto kita.

3. Background

Latar belakang juga berpengaruh pada hasil foto kita namun kita juga harus cermat jangan sampai latar belakang mengalahkan objek makanan yang akan kita bagikan. Pilihlah latar belakang dengan warna netral atau menggunakan alas kayu agar lebih terlihat kesan klasiknya atau alas berbahan marble, batu keramik agar telihat kesan mewah.

Namun, jika kita dipaksa memanfaatkan kondisi yang ada sesuai kriteria cafe atau restorannya maka cari lah pernak-pernik cafe tersebut untuk mempercantik foto kita atau kita bisa siapkan serbet yang praktis dengan hanya dilipat bisa kita bawa kemana-mana untuk antisipasi jika kondisi cafe atau restoran yang dikunjungi kurang memenuhi style kamu dalam berfoto ria :D

4. Fast shoots

Memotret objek makanan dengan cepat sangat disarankan jika kita akan mereview desert atau ice cream dengan sifat es yang cepat mencair. Disisi lain kita juga bisa merasakan hidangan selagi segar, hangat dan cantik. Seorang food blogger kadang lupa dan terlalu asyik memotret padahal tetap yang utama adalah menikmati rasanya.

Saran dari @foodaffair kemarin adalah kita bisa mengatur tata letak meja terlebih dahulu sambil menunggu hidangan disiapkan. Mengatur vas bunga, alat makan, pernak-pernik cafe dan lain sbagainya sehingga saat hidangan siap kita bisa langsung memotret dan dengan segera juga menikmati hidangannya.


Dari event kemarin Alhamdulillah akhirnya nambah lagi ilmu ya, worth it banget me time nya. Selain dapat ilmu dapat  kenalan baru juga, terus bertemu teman-teman yang cukup lama tak berjumpa bisa foto bareng lagi, makan bareng lagi.



Dan soal fotografi aku sih ngaku jujur kurang begitu canggih kalau bicara soal skill foto atau pun video, harus banyak belajar lagi tapi memang modal smartphone dengan hasil kamera yang bagus juga penting.

Asli loh pengen banget kemarin pas pegang dan coba Polytron Prime 7 hasil foto nya jernih sekali dibandingkan handphone JADUL aku karena memang smartphone ini dirancang dengan kamera yang bagus memaksimalkan cahaya dan fokus sehingga hasil fotonya tetap terang dan jernih meski foto tanpa flash dan digunakan dalam ruangan dengan cahaya minim.

Kiri Polytron Prime 7 cahaya lebih kontras
Layarnya sekitar 5 inc nyaman digenggam dan bagian belakannya itu bertekstur jadi gak licin tapi kalau jatuh juga gak khawatir sih karena layarnya sudah diproteksi dengan gorilla glass yang terkenal tahan banting dan yang terpenting itu fokus kameranya keren. Aku gak perlu cape-cape lagi tahan nafas saat ambil foto. Seriusan aku kalau ambil foto suka tahan nafas karena handphone jadul aku cemen banget kena gerakan sedikit selembut nafas saja langsung hilang fokus cahaya juga gambar objek utamanya. Fiuuuhhh.... Kemarin sama narasumbernya banyak nyebutin itu segala macam istilahnya apa, tapi dasar emak-emak ini lupa. Hahaha... Maafkeun ya....


Kalau untuk harga sendiri lumayan lah harganya kalau buat saya 2.7 juta itu. Step by step lah ya kalau upgrade gadget soalnya sekarang masih penting beli diapers. Well... Semoga dapat rezeki lebih bisa dapat Polytron Prime 7 gratis atuh, kado dari siapa gitu. Hehehe


By the way semoga sharing berbumbu curhat ini bermanfaat ya :D

Salam Raisa Hakim
Photo by: @itsdiksen



3 comments:

  1. Justru reportase blog baru sedap kalo ada curhatnya. Tanpa curhat ga asyik, kurang bumbu ������

    ReplyDelete
  2. sayangnya baru lihat postingan ini setelah kemaren ganti hape brand lain, cakep bgt ya kontrasnya. Thanks for sharing mba, dulu saya bingung maksudnya garis-garis di kamera itu buat apa sih ternyata namanya gridline ya. haha

    ReplyDelete
  3. Polytron memang salah satu smartphone merk lokal yang cukup kuat bertahan dan bahkan mulai merambah pasar kela menengah... Kualitasnya bagus sih :)

    ReplyDelete

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.