recent

Tujuan Pernikahan; Mendapatkan Keturunan

Sesungguhnya pernikahan itu ikatan yang mulia dan penuh barakah. Allah Swt mensyari'atkan untuk kemaslahatan hamba-Nya dan kemanfaatan bagi manusia, agar tercapai maksud-maksud yang baik dan tujuan-tujuan yang mulia. Dan yang terpenting dari tujuan pernikahan ada dua, yaitu Mendapatkan keturunan dan Menjaga diri dari yang haram.

Maksud "Mendapatkan Keturunan atau Anak"

Dianjurkan dalam pernikahan tujuan pertamanya adalah untuk mendapatkan keturunan yang shaleh, yang menyembah pada Allah I dan mendo'akan pada orangtuanya sepeninggalnya, dan menysebut-sebut kebaikannya di kalangan manusia serta menjaga nama baiknya. Sungguh ada dalam hadits dari Anas bin Malik t berkata : Adalah Nabi Saw menyuruh kami untuk menikah dan melarang membujang dengan larangan yang keras dan beliau Saw bersabda :

["Nikahilah oleh kalian perempuan-perempuan yang pecinta dan peranak, maka sungguh aku berbangga dengan banyaknya kalian dari para Nabi di hari kiamat"]



Al-Walud : banyak anak, Al-Wadud : pecinta, dimana dia mempunyai unsur-unsur kebaikan dan baik perangainya dan mencintai suaminya, Al-Makaatsarat : ialah bangga dengan banyaknya umat shallallahu 'alaihi wa 'alaihi wa sallam di hari kiamat, maka Nabi Saw , berbangga dengan banyaknya umatnya dari semua para Nabi. Karena siapa yang umatnya lebih banyak maka pahalanya lebih banyak dan bagi beliau mendapat seperti pahala orang yang mengikutinya sampai hari kiamat. Inilah tujuan yang besar dari pernikahan. Berfirman Allah Swt :

["Dan Dia (Allah) telah menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu"] An-Nahl : 72



Al-Hafadah: jama' dari hafiid artinya cucu; yang dimaksud dalam ayat ini adalah anaknya anak dan anak-anak keturunan mereka.

Maka manusia dengan fitrah yang Allah berikan padanya dijadikan mencintai anak-anak karena Allah menghiasi manusia dengan cinta pada anak-anak. Allah Swt berfirman :

["Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak, ......"] Ali-Imran : 14



Manusia memiliki naluri cinta pada anak-anak, karenanya Allah I jadikan anak-anak sebagai perhiasan kehidupan dunia. Berfirman Allah Swt :

["Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia"] Al-Kahfi : 46



Namun, karena terlalu cintanya manusia pada anak-anaknya, kadang-kadang bisa menjerumuskan ke dalam fitnah, sehingga dia bermaksiat pada Allah Swt dengan sebab anak-anaknya. Allah Swt berfirman :

["Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) dan di sisi Allah-lah pahala yang besar"] At-Taghabun : 15



Dan bila telah keterlaluan fitnah anak pada manusia, maka bisa mendorong pada perbuatan haram, seperti usaha yang haram untuk menafkahi mereka, atau meninggalkan kewajiban, seperti meninggalkan jihad di jalan Allah, karena takut kalau meninggalkan anak. Maka anak dalam hal ini sama kedudukannya dengan musuh, sehingga wajib berhati-hati dari keterikatan pada mereka. Dan ini adalah makna dari firman Allah Ta'ala :

["Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isteri dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"] At-Taghabun : 14



Telah ada dalam sebab Nuzul ayat ini apa yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dan Hakim dan lainnya dari Abdullah bin Abbas r.a berkata : "Telah turun ayat ini (At-Taghabun : 14) tentang suatu kaum dari ahli Makah, mereka telah masuk Islam, lalu isteri-isteri dan anak-anak mereka menolak ajakan mereka. Maka ketika mereka datang pada Rasulullah Saw di Madinah, mereka melihat orang-orang yang mendahului mereka dengan hijrah. Sungguh mereka telah pandai-pandai dalam urusan agama, maka mereka ingin menghukum ister-isteri dan anak-anak mereka, lalu Allah turunkan pada mereka ayat :

["Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mangampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"] At-Taghabun : 14


No comments

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.