recent

Pendahuluan Bab 6 Tentang Kehamilan dan Kelahiran

Sesungguhnya tujuan paling utama dari pernikahan secara mutlak adalah untuk mendapatkan anak. Sebagaiman firman Allah Swt :

["Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu"] Al-Baqarah : 187


yaitu jima'i lah isteri-isteri kalian di malam hari Bulan Ramadhan dan berharaplah dari jima' itu apa yang telah Allah tentukan bagi kalian berupa anak. Adapun memuaskan syahwat, bersenang-senang, dan memenuhi keinginan jiwa menempati tingkatan berikutnya dari tujuan-tujuan pernikahan.

Orang muslim tidak menginginkan anak semat-mata tetapi menginginkan anak yang sholeh yang akan membawa nasabnya, mendo'akannya dengan do'a yang baik, baik ketika hidup ataupun sesudah meninggal. Inilah do'a orang-orang mu'min yang sholeh, Allah Swt berfirman :
["Dan orang-orang yang berkata : 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturukami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang bertaqwa"] Al-Furqan : 74


Anak yang sholeh merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah kepada hamba-Nya, adapun anak-anak yang jelek merupakan bencana dan kesedihan yang menyakitkan bagi seorang mu'min yang sholeh. Allah I jelaskan tentang apa yang dialami kedua orang tua yang mu'min dari kelancangan, penentangan, dan kesesatan anaknya. Allah Swt sebutkan dalam Al-Qur'an :
["Dan orang-orang yang berkata kepada kedua kedua orang ibu bapaknya : 'Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku ?' lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan : 'Celaka kamu, berimanlah ! Sesungguhnya janji Allah adalah benar'. Lalu dia berkata : 'Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu belaka"] Al-Ahqaf : 17


Anak yang sholeh berdo'a untuk kebaikan dirinya dan kedua orang tuanya serta anak keturunannya. Disebutkan dalam Al-Qur'an, tentang doa seorang anak yang sholeh :
["Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang sholeh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"] Al-Ahqaf : 15


Selanjutnya, kami jelaskan dalam bab kehamilan dan penyusuan ini perkara-perkara yang penting yang menyibukkan perhatian manusia dan untuk mengingatkan tentang hukum-hukum syar'i yang berkaitan dengan dua hal ini.

No comments

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.