recent

Pendahuluan Bab 11 Tentang Perkara-Perkara Fitrah

Perkara fithrah adalah akhlaq dan kebiasaan yang Allah tetapkan pada seorang manusia. Dinamakan juga sunnah fithrah karena merupakan sunnahnya para nabi yang kita diperintahkan untuk mengikutinya dan mencocoki syariatnya sehingga seakan-akan dia merupakan perkara yang ditetapkan bagi manusia. Jika manusia memperhatikan dan menerapkan perkara ini pada dirinya, maka dia telah mewujudkan tingkatan tertinggi dari kebersihan dan kerapian serta keindahan yang disyariatkan. Yang dengannya ia diterima oleh masyarakat dan keluarganya dalam pergaulan.

Tidak diragukan dalam hubungan suami isteri perkara ini memiliki pengaruh yang besar. Berapa banyak suami meninggalkan istrinya karena dia kotor dan berbau tidak sedap sehingga muncullah perselisihan karena hal tersebut dan banyak menyebabkan terjadinya perceraian. Diantara sebab terpenting dalam kebahagiaan rumah tangga adalah salah seorang tidak melihat dari pasangannya apa yang dibenci atau mencium bau yang jelek. Dan jiwa akan rileks dan segar jika melihat sesuatu yang menyenangkan atau mencium bau yang sedap.

Oleh karena itu syariat menganjurkan para isteri agar berhias bagi suaminya dan memakai wangi-wangian. Dan janganlah isteri memakai wangi-wangian dan berhias kecuali hanya untuk suaminya saja. Sebab suami adalah satu-satunya orang yang berhak mendapatkan kesenangan dengan dandanan dan wangi-wangian isterinya. Dan suami pun punya kewajiban seperti itu pula.

Dalam bab ini, kami akan menjelaskan permasalahan yang penting untuk diperhatikan oleh suami isteri dalam perkara thaharah (bersuci), kebersihan dan kecantikan serta menghilangkan perkara yang jelek. Dan sumber rujukan kami dalam perkara ini adalah apa yang ada dalam hadits Nabi Saw, diantaranya:

Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan yang Empat dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:

["Fithrah itu ada lima yaitu: berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak"]



Diriwayatkan oleh Muslim, Imam Ahmad dan Ashabus Sunan yang Empat dari 'Aisyah radhiallahu 'anha bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:

["Sepuluh perkara yang merupakan fithrah yaitu: memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak (gosok gigi), istinsyaq (memasukkan air ke hidung), memotong kuku, mencuci sela-sela jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan dan istinja' (mencuci) dengan air"]



Berkata Mush'ab bin Syaibah, salah satu perawi, "...Aku lupa yang ke sepuluh, tidak lain adalah berkumur".

No comments

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.