recent

Hak dan Kewajiban Suami-Isteri


Hak-hak suami isteri merupakan suatu hal yang sangat penting sehingga ditulis kitab-kitab dan ucapan-ucapan untuk menjelaskan hak suami atas isteri dan hak isteri atas suami untuk membantu suami isteri agar bisa hidup dalam kehidupan rumah tangga yang abadi. Kitab ini adalah salah satu dari kitab-kitab yang menjelaskan hal itu dan kami berharap supaya Allah I menjadikan buku ini bermanfaat dan membawa kebaikan bagi suami isteri.

Sebelum membahas hak-hak tersebut kami akan jelaskan makna hak dan kewajiban. Sebab antara hak dengan kewajiban ada hubungan timbal balik dari satu sisi. Maka suatu hak itu adalah sesuatu yang dituntut dan merupakan kewajiban bagi orang lain demikian pula sebaliknya. Sama saja apakah itu hak Kholiq ataupun hak makhluk. Maka setiap perkara dari perkara-perkara yang dibebankan merupakan hak dari satu sisi dan kewajiban dari sisi yang lain.

Allah I memiliki hak-hak atas hamba-Nya yang ini merupakan kewajiban bagi hamba. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Mu'adz bin Jabal t , beliau berkata : Aku pernah membonceng Rasulullah r di atas khimar, maka beliau r berkata : "Wahai Mu'adz, apakah kamu tahu apa hak Allah atas hamba-hamba-Nya ? Dan hak hamba atas Allah ?" Aku berkata : "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Beliau r berkata : "Sesungguhnya hak Allah atas hamba adalah disembah dan tidak disekutukan dengan sesuatupun, dan hak hamba atas Allah adalah tidak diadzab siapa saja yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun." Aku berkata : "Wahai Rasulullah, bolehkah aku memberikan berita gembira ini kepada manusia ?" Beliau r berkata : "Jangan, nanti manusia akan bersandar kepadanya." (yaitu meninggalkan amalan yang telah Allah bebankan kepadanya).

Hak Allah I dalam hadits ini adalah hak Allah I atas hamba-Nya dan merupakan kewajiban bagi hamba untuk menyembah-Nya. Hak hamba adalah mereka berhak mendapatkan pahala dan balasan atas keimanan mereka karena janji Allah I kepada mereka, dan janji Allah tidak pernah diselisihi. Ini merupakan keutamaan dan rahmat dari Allah.

Demikian pula hak-hak antara suami isteri, maka masing-masing mempunyai hak terhadap pasangannya yang itu merupakan kewajiban bagi pasangannya. Syari'at telah menentukan dan memerinci secara jelas hal tersebut.

Perbedaan antara hak dan kewajiban adalah orang yang memiliki hak boleh menyerahkan haknya dan tidak menuntutnya dan perbuatan ini mendapatkan pahala. Adapun orang yang dibebani dengan kewajiban tidak boleh dia meninggalkannya kecuali dengan izin yang memiliki hak atasnya.

1 comment

  1. Blognya keren bgt,.banyak hal2 yang bermanfaat yang dapat saya ambil manfaatnya bagi kehidupan agamis saya?!
    terus barkarya!!!! saranku klo bisa dicantumin link bwt acces ke facebook..Harapan saya semoga slalu dapat hal2 baru yang bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan masyarakat islam yang semakin global
    [Thank's ]

    ReplyDelete

Silakan berikan tanggapan ataupun komentar. Jika komen terdeteksi Spam akan kami hapus.

Powered by Blogger.